Advertisement

2023 Resesi, Ferrari Tetap Yakin Bisa Jual Lebih Banyak Supercar di Indonesia

JAKARTA – Ferrari menetapkan target pertumbuhan penjualan di Indonesia pada 2023, di tengah bayang-bayang resesi global.
Pemerintah, menurut banyak laporan, telah memberitahukan adanya resesi global tahun depan. Kendati begitu, Bank Pembangunan Asia (Asia Development Bank/ADB) memproyeksikan Indonesia menjadi salah satu negara yang selamat darinya.
General Manager PT. Eurokars Prima Utama (EPU) Nini Chiandra sendiri mengaku belum berani memberi perkiraan apa pun mengenai dampak resesi global 2023 terhadap pasar supercar di Indonesia.
Namun, ia menegaskan target dari distributor resmi Ferrari di Tanah Air itu pada 2023 adalah menaikkan penjualan.
“Semua orang punya keyakinan dan semua orang punya punya target. Harapan kami, target tahun depan kami akan lebih baik,” Kamis (20/10/2022) di Ferrari Showroom and Service di Jakarta.

Sayangnya, seperti biasa, Ferrari tidak mau merilis informasi apa pun terkait angka. Begitu pula perihal target volume atau pun persentase kenaikan penjualan di tengah resesi global 2023.

“Itu (informasi angka-angka) enggak bisa keluar,”

EPU, yang merupakan bagian dari grup otomotif Eurokars, belum lama menjadi distributor resmi Ferrari di negeri ini. Mereka tercatat baru mengumumkan diri sebagai penjual resmi supercar-supercar berlogo ‘kuda jingkrak’ tersebut pada Maret 2021, masih di tengah masa pandemi Covid-19.

Sebelumnya, bisnis Ferrari dipegang oleh MRA Group.

Diler resmi Ferrari yang lama berada di Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan pun berpindah lokasi. Outlet baru di Jl. Proklamasi, Jakarta Pusat baru dibuka secara resmi pada Juli 2022.

Selama lebih dari satu setengah tahun menjadi distributor resmi Ferrari, EPU telah meluncurkan beragam model. Sebut saja, misalnya, Ferrari SF90 Stradale, Ferrari Roma, Ferrari F8 Spider, Ferrari Portofino M, Ferrari SF90 Spider, Ferrari 296 GTB plug-in hybrid.

Bisnis Ferrari bekas dengan label Ferrari Approved pun diaktifkan kembali. Jual-beli Ferrari bekas, menurut Nini, hadir untuk mengimbangi penjualan Ferrari anyar.

“Baru mulai tahun ini,”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *